You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mangara Apresiasi Penghapusan TPS di Kemayoran
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Penghapusan TPS di Bantaran kali Sentiong Diapresiasi

Wali Kota Jakarta ‎Pusat, Mangara Pardede mengapresiasi kinerja seluruh jajarannya yang bisa menghapus Tempat Pembuangan Sampah (TPS) full gerobak di bibir Kali Sentiong, Kecamatan Kemayoran. Bukan hanya agar kawasan lebih asri, juga membuat lingkungan sehat.

Saya sangat apresiasi kinerja semua pihak di Kemayoran. Terutama untuk Camat Kemayoran, yang dengan konsisten dapat menghapus TPS itu

"Saya sangat apresiasi kinerja semua pihak di Kemayoran. Terutama untuk Camat Kemayoran, yang dengan konsisten dapat menghapus TPS itu,” ujar Mangara Pardede, Kamis (18/1).

Menurut Mangara, keberhasilan penghapusan tidak luput dari semua pihak yang mendukung, dan secara nyata membantu pengapusan TPS tersebut.

Pengangkutan Sampah di Kecamatan Kemayoran Dilakukan Malam Hari

Sementara itu, Camat Kemayoran Herry Purnama mengaku, sosialisasi dan memberikan solusi serta berhubungan baik dengan semua pihak adalah kunci utamanya. "Ini demi kesehatan warga serta estetika bibir kali, dengan pendekatan persuasif akhirnya warga memahami ini,” tandasnya.

Sebelumnya, kecamatan kemayoran memiliki enam TPS yang berada di bibir kali sentiong, dari enam TPS tersebut baru lima yang dihapuskan, mengingat penghapusan dilakukan secara bertahap.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati